Wadah Memasak Babi

Tuesday, December 30th 2014. | Agama

670px-Cook-Pork-Chops-Step-2-preview

Assalamualaikum. Pak Kiai yang saya muliakan, saya sering makan di daerah puncak. Di beberapa warung makan yang saya jumpai banyak di situ yang menjual minuman-minuman keras dengan berbagai merk. Ada pula satu warung yang menjual makanan dengan berbagai menu mulai dari daging kambing, sapi, bahkan babi. Awalnya kami tahu dari daftar menu yang ada di kasir. Kami pun ragu dan akhirnya mencari warung lain. Karena khawatirnya antara daging yang halal dan daging yang haram dimasak dalam satu tempat.

Yang saya tanyakan bagaimana hukum mengonsumsi makanan yang dimasak dalam satu wadah yang sebelumnya digunakan untuk memasak daging babi? Lantas apakah juga ikut najis piring, sendok atau peralatan lain yang dibuat untuk makan dan memasak? Mohon penjelasan dan solusi dari Pak Kiai. Mohon maaf dan terima kasih atas jawabannya

Hadi, Magelang [081257825XXX]

 

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatullah. Bapak Hadi yang semoga selalu dalam lindungan Allah. Apa yang Bapak uraikan memang sudah banyak dijumpai, bukan hanya di daerah puncak. Banyak sekali warung makan atau warung kopi yang menyediakan beberapa makanan dan minuman yang dilarang oleh agama.

Tindakan yang Bapak lakukan itu sudah benar, karena meskipun kita tidak tahu bagaimana cara memasaknya, apakah dimasak di wadah yang sama tau beda, dan dicuci dengan air dalam satu tempat atau tidak. Maka jika demikian, alangkah baiknya jika kita mencari warung lain yang sudah teruji kesucian dan kehalalannya.

Nah, mengonsumsi makanan yang dimasak dalam satu wadah yang sebelumnya digunakan untuk memasak daging babi adalah haram hukumnya karena itu jelas-jelas najis. Pun pula dengan peralatan makan seperti piring, sendok, dll yang digunakan untuk memasak atau makan daging babi akan ikut najis jika sewaktu menyucinya hanya memakai air dan sabun cuci. Karena sebagaimana dalam aturan syariat bahwa sesuatu yang terkena najis mughaladlah (berat) harus disucikan dengan cara mencucinya dengan air suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan debu, meski ada pula yang menyatakan cukup satu kali tanpa dicampur dengan debu.

Referensi: Asnal al-Mathalib [1]: 105, Iqna’ [1]: 92, Majmu’ Syarh al-Muhaddzab [9]: 36/[2]: 586.

Comments

comments

tags: , , ,

Related For Wadah Memasak Babi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *