Thariqah; Jembatan Kedamaian Dunia

Wednesday, June 6th 2018. | Tokoh

Dalam  berbagai kesempatan, Habib Luthfi bin Yahya kerap menyuarakan toleransi dalam kehidupan berbangsa. Beliau menggambarkan betapa tasawwuf –dalam konteks thariqah– menjadi ruang komunikasi baik internal maupun eksternal yang berkaitan dengan persoalan umat, rakyat, bangsa, negara, bahkan masalah internasional.

Beliau juga menjelaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjawab tantangan umat dan bangsa dewasa ini. Sejumlah pemikirannya disampaikan melalui pembukaan JATMAN di Pekalongan beberapa bulan lalu. Berikut secuplik di antaranya:

“Semoga (perkumpulan) ini menjadi sebab turunnya rahmat dan hikmah yang besar, sehingga menjadi sinergi antar ulama dan umara dalam memajukan bangsa ini, juga menjadi regenerasi yang mampu menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa.

Semua thariqah itu bersinambung, tidak satu pun thariqah yang mu’tabrah cerai-berai, karena keabsahan sanad-nya justru menimbulkan satu-kesatuan yang luar biasa untuk membantu ruang kedamaian dalam dunia ini, sehingga kita mengenal makna lita’arafu, untuk menghargai bangsa yang satu dengan bangsa yang lain, keturunan yang satu dengan keturunan yang lain.”

Beliau juga mengucapkan syukur kepada Allah Swt. atas kemerdekaan Indonesia. Bagi beliau, ikhtiar merawat kemerdekaan salah satunya adalah diwujudkan dengan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini melalui semboyan ‘NKRI Harga Mati’.

[Wildan Shofa]

Comments

comments

tags: , ,

Related For Thariqah; Jembatan Kedamaian Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *