‘Spesialis Bedah’ itu Bernama Nyamuk

Monday, August 1st 2016. | Uncategorized

 

f60045a8-5961-4531-a46d-cd58996bf0c1_169

‘Spesialis Bedah’ itu

Bernama Nyamuk

 

Malam yang pekat tidak menghalangi binatang ini untuk melakukan operasi. Dengan kemampuan mengubah suhu menjadi warna yang khas, ia tidak perlu memakai penerangan –apalagi lampu khusus- untuk mengoperasi. Beberapa waktu kemudian rahangnya yang menjuntai merobek kulit manusia dan mulutnya yang ada dibelalai siap dimasukkan untuk mengambil  cairan merah. Masih ditengah kegelapan malam dan tanpa bantuan sesinar cahayapun, operasi  itu sukses dilakukan. Sungguh suatu keadaan yang sulit untuk kita bayangkan.

***

Tahukah Anda,  siapakah gerangan yang mampu melakukan hal itu? Operasi di tengah kegelapan malam dan tanpa bantuan alat medis? Dia adalah nyamuk. Serangga  yang sering kita anggap remeh dalam kehidupan.

Maha Agung Allah SWT yang Berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan.”

 

Radar unik dan seratus mata

Dalam menjalankan operasinya, nyamuk memiliki alat radar. Meskipun di tengah gelapnya malam, ia mampu terbang menuju manusia yang sedang terlelap tidur tanpa sedikitpun melenceng dari targetnya. Nyamuk memiliki kemampuan mendeteksi keberadaan makhluk hidup melalui suhu tubuh makhluk hidup tersebut.

Nyamuk mampu mengubah suhu tubuh tersebut dalam bentuk warna, meskipun tidak terdapat seberkaspun cahaya. Memiliki sekitar seratus mata yang terdapat di kepalanya dengan bentuk heksagonal  atau seperti sarang madu.

Saat mengisap darah, nyamuk menggunakan teknik yang sangat menakjubkan. Hinggap pada sasaran, lalu menentukan lokasinya kemudian menggunakan mulut yang berada di belalai atau organ seperti jarum yang di milikinya. Jarum ini di lapisi dengan lapisan khusus yang akan di lakukan ketika proses pengambilan darah.

Tahukah anda, bahwa kulit tidak bisa terlubangi oleh jarum ini seperti yang kita bayangkan. Tetapi ada organ lain yang berfungsi untuk melubangi kulit, yaitu rahang atas yang berfungsi seperti fungsi pisau dan rahang bawah yang memiliki susunan gigi berbentuk melengkung ke dalam.

Rahang bawah ini berfungsi seperti gergaji.  Bergerak seperti gerakan gergaji untuk merobek kulit dengan bantuan rahang atas yang berfungsi seperti pisau. Setelah itu, nyamuk memasukkan jarumnya melalui kulit yang telah terobek itu hingga ke dalam pembuluh darah lalu pengisapan darah siap dilakukan.

 

Kenapa bengkak dan gatal setelah digigit nyamuk?

Setiap ada bagian tubuh manusia yang terluka dan mengeluarkan darah, dalam waktu singkat, darah tersebut akan mengental. Ini terjadi berkat reaksi enzim yang terdapat di dalam tubuh. Enzim ini secara sekilas menimbulkan kendala besar bagi nyamuk karena lubang pada kulit yang dia buat akan segera menutup yang membuatnya tidak bisa lagi meneruskan aktifitas penghisapan.

Ternyata ini bukanlah kendala baginya karena di dalam tubuhnya, terproduksi semacam zat yang menghambat proses pengentalan dan pengeringan darah yang ia masukkan ke dalam pembuluh darah di sekitar lokasi pengisapan. Hasilnya, nyamuk bisa meneruskan pengisapan darah semaunya.

Lalu kenapa ketika manusia ketika digigit nyamuk merasakan gatal dan ada pembengkakan?. Nah itu terjadi karena adanya reaksi zat penghambat proses pengentalan  darah yang di keluarkan oleh nyamuk.

Tahukan Anda, bahwa nyamuk mampu menganalisis darah manusia. Karena itu, terkadang nyamuk tertarik kepada darah seseorang  dan tidak tertarik darah orang yang lain. Sehinggah ia menghisab darah yang ia sukai dan meninggalkan yang lainnya.

Selain itu, nyamuk juga memiliki organ yang digunakan untuk membius. Sebab seandainya tidak, ketika hinggap di kulit dan mulai memasukkan jarumnya, sekejap  Anda langsung membunuhnya sebelum ia memiliki kesempatan untuk mengisap darah. Namun, berkat organ pembius tersebut, ia bisa mengisap darah seperti yang ia inginkan.

 

Darah bukan untuk dirinya namun sebagai nutrisi sang bauh hati

Banyak orang  beranggapan, nyamuk adalah serangga pengisap darah dan makanannya adalah darah. Tapi hal  itu tidak benar. Nyamuk yang mengisap darah karena nyamuk tersebut sedang mengandung telur. Makanya  yang mengambil darah hanyalah nyamuk betina.

Telur ini membutuhkan protein yang ternyata ada di dalam darah. Jadi, nyamuk betina melakukan hal ini demi menjaga hidup sang buah hati  dan keberlangsungan spesiesnya. Adapun makanan dari nyamuk sebenarnya adalah sari bunga.

Nyamuk betina yang sedang mengandung telur melakukan aktivitas pengisapan darah untuk memberi nutrisi telur-telur yang di kandungnya. Saat musim kemarau atau gugur, nyamuk betina mengeluarkan telur-telurnya dan meletakkannya di dedaunan yang basah atau di samping tempat-tempat air yang mulai mengering.

Dengan menggunakan organ yang sangat sensitive dan peka yang terdapat di bawah perut, nyamuk betina melakukan pencarian tempat yang tepat dan kondusif bagi telur-telurnya. Sebuah telur panjangnya tidak mencapai satu mm. Ketika baru di keluarkan, telur nyamuk berwarna putih.

Dalam beberapa waktu, sekitar satu hingga dua jam setelah itu, warna telor berubah menjadi hitam agar keberadaannya tidak di ketahui oleh burung dan serangga-serangga lain yang akan memangsa nya. Kondisi ini yang menyebabkan telur-telur tersebut terjaga dan terlindungi. Meskipun ada pula sebagian telur yang perubahan warnanya sesuai dengan lingkungan tempat telur-telur itu disimpan.

Suatu keunikan lain, Organ pernafasan larva atau jentik nyamuk berbentuk panjang berongga (belalai) yang di keluarkan di atas permukaan air yang di gunakan untuk menghirup udara. Jentik atau larva hidup di air dan menggantung pada permukaan air bagian bawah bagian dalam. Keadaan terbalik dengan kepala di bawah, persis seperti keadaan orang yang sedang menyelam.

Hal ini untuk mencegah agar alat pernapasannya tidak kemasukan air. Ia memproduksi dan mengeluarkan semacam zat getah dari tubuhnya. Jika tidak memiliki belalai, larva tidak bisa bernapas; jika tidak ada zat getah yang lengket yang di hasilkan untuk mencegah agar belalai tersebut tidak termasuki air, belalai tersebut akan termasuki air dan ia pun tidak bisa bernapas. Seandainya tidak ada dua hal di atas, nyamuk tidak memiliki kemungkinan untuk hidup.

Saat keluar dari kepompong, nyamuk harus menjaga agar kepalanya tidak terkena air, karena sekejap saja ia tanpa udara, berarti suatu kematian. Oleh karenanya, jika ada hembusan angin atau arus air, berarti kebinasaan bagi dirinya.

Saat telur nyamuk menetas, yang pecah adalah bagian atas telur. Pada fase ini, ia menghadapi ancaman yang sangat berbahaya, yaitu masuknya air kedalam telur. Agar tidak tersentuh air, kepalanya di lindungi oleh cairan lengket atau getah khusus yang menghalangi masuknya air. Kondisi ini sangat penting karena jika ada hembusan angin, hal itu membuatnya jatuh ke dalam air dan berarti suatu kematian.

Meski lebih kecil dari bentuk jamak binatang, nyamuk tidak lebih sederhana dari ikan paus biru (balaenoptera musculus) yang beratnya mencapai berat lebih dari 150 ton. Dalam sekali susuan, anak ikan paus ini mengkonsumsi susu sebanyak 300 kg. Ini berarti dalam tiga kali susuan dalam sehari, anak paus membutuhkan sekitar satu ton susu. Dalam kondisi biasa, seekor ikan paus biru membutuhkan empat ton ikan dan ini bukan kadar makanan yang cukup memuaskan.

Sungguh, penciptaan seekor nyamuk tidaklah lebih rendah dari penciptaan ikan paus. Allah SWT berfirman:

 

“Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih…” (QS. al-Mulk [67]:3)

 

Dia pun berfirman:

”Dia (fir’aun) berkata, ‘Siapakah Tuhanmu berdua, wahai Musa?’ Dia (Musa) menjawab, ’Tuhan kami ialah (Tuhan) yang memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu, kemudian memberinya petunjuk. ” (QS, Taha [20]:49-50)

 

Inilah penciptaan yang sempurna, mulai dari virus yang tidak bisa dilihat kecuali dengan menggunakan mikroskop elektron dan makhluk-makhluk yang lebih kecil dari itu hingga galaksi-galaksi yang jaraknya dari bumi mencapai 16.000.000 tahun cahaya. Dialah Allah SWT  Rabb sekalian alam. Dari hal  yang paling kecil hingga galaksi di ciptakan dengan ketentuan dan keahlian yang sama. Demikianlah yang Allah, Maha suci dengan segala Firman-Nya.

@Muhammad Hasyim

 

 

 

Kutipan

Tahukah Anda,  siapakah gerangan yang mampu melakukan hal itu? Operasi di tengah kegelapan malam dan tanpa bantuan alat medis? Dia adalah nyamuk. Serangga  yang sering kita anggap remeh dalam kehidupan.

 

Tahukah anda, bahwa kulit tidak bisa terlubangi oleh jarum ini seperti yang kita bayangkan. Tetapi ada organ lain yang berfungsi untuk melubangi kulit, yaitu rahang atas yang berfungsi seperti fungsi pisau dan rahang bawah yang memiliki susunan gigi berbentuk melengkung ke dalam.

 

“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan.”

Comments

comments

tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related For ‘Spesialis Bedah’ itu Bernama Nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *