Pondok Pesantren Darul Hijrah, Pesantren Modern Kalimantan Selatan

Tuesday, April 17th 2018. | Jelajah Pesantren

Pesantren merupakan tempat yang sangat tepat untuk memperdalam ilmu agama. Karena  di pesantren diajarkan agama secara rinci sekaligus mempraktekkannya. Mulai dari ilmu fiqih, tasawuf, nahwu, dan masih banyak ilmu agama yang lain. Para santri sendiri dituntut untuk mandiri mulai dari mengurus dirinya sendiri dan yang ada di sekitarnya. Sehingga mereka menjadi orang yang serba bisa.

Kegiatan di pesantren terjadwal dengan rapi dari bangun tidur sampai akan tidur kembali. Kegiatannya ada yang bersifat wajib, sunah dan mubah yang dilakukan santri. Semuanya dilakukan agar santri menjadi orang yang disiplin. Begitu juga pondok pesantren Darul Hijrah yang berada di Cindai Alus, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.

Profil Pesantren

Pondok Pesantren ini merupakan salah satu pondok pesantren dengan sistem modern yang didirikan oleh salah satu alumni pondok Darussalam Gontor. Kegiatan dan pembelajarannya seperti pondok Darussalam Gontor. Pondok yang berdiri sejak tahun 1986 ini dulunya bermula dari 4 santri yang kemudian sekarang berkembang menjadi sekitar 1700 santri. Berdirinya pesantren ini adalah termasuk cita-cita dari alumni yang ingin mendirikan pesantren yang serupa dengan Gontor. Pada saat itu banyak santri yang ingin belajar di pondok Darussalam Gontor, akan tetapi pondok Pontor sendiri tidak mampu untuk menampungnya.

Proses berdirinya pondo bermula saat K.H. Zarkasyi Hasbi, Lc merupakan salah satu alumni yang dipilih oleh pengurus pondok pesantren Darussalam Gontor untuk mendirikan pondok cabang yang berada di daerah Kalimantan Selatan.

Tidak lama kemudian saat itu pimpinan Pondok Gontor K.H. Imam Zarkasyi mendapat mantu Ir. Bambang Alamsyah yang berasal dari Banjarmasin. Ketika menghadiri acara pernikahan, K.H. Shoiman Luqman Hakim, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, K.H. Hasan Sahal, dan Ustadz Imam Subakir Ahmad memanfaatkan kesempatan untuk membentuk IKPM Kalsel yang pengurusnya antara lain adalah Drs. H.M. Yamin Mukhtar, Lc. Sebagai ketua, Drs. H. Syahrudi Ramli sebagai wakil ketua dan Drs. M. Nasrul Mahmudi sebagai sekretaris. Dan setelah terjadi pertemuan itu maka tercetuslah pemikiran untuk mendirikan pondok oleh para pengurus IKPM KalSel. Adapun para perndiri pondok Darul Hijrah adalah KH. A. Ghazali Mukhtar KH. Zarkasyi Hasbi, Lc.KH. Drs. Nasrul Mahmudi KH. Drs. Syahrudi Ramli.

Yayasan pendidikan pondok Darul Hijrah terdiri dari 2 badan, badan pendiri dan badan pengurus,. Badan pendiri bersifat permanen yang merupakan badan legislatif yang anggotanya tidak bisa diberhentikan kecuali meninggal dunia, mengundurkan diri dan pidana 5 tahun. Badan pengurus yang dipimpin oleh Kiai, bersifat tidak permanen merupakan badan eksekutif untuk masa jabatan tiga tahun, anggotanya dapat diberhentikan kapan saja oleh badan pendiri. Oleh karena itu pondok dan yayasan itu satu, yayasan didirikan agar pondok diakui keberadaanya oleh negara.

Visi dan Misi Pesantren

Pondok pesantren yang resmi berdiri pada tanggal 11 Maret 1986 ini bervisi Terwujudnya insan yang beriman, bertaqwa, beramal shaleh, beristiqomah, berwawasan luas, unggul, dan berprestasi. Sungguh visi yang baik dan mulia.

Adapun misinya adalah Menyelenggarakan lembaga pendidikan Islam yang bermutu, professional, berkeseimbangan, asri, sejahtera, dan berorientasi ke depan. Mengembangkan pola pendidikan kader umat yang mandiri, terampil, berkarakter ilmiah dan uswah, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Menyiapkan kader umat yang dapat melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sesuai dengan bakat dan profesi yang diminati.

Sedangkan mottonya adalah Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berfikiran bebas. Kemudian panca jiwa (lima pribadi yang harus dimiliki santri) yaitu Keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiah, dan kebebasan.

Jenjang Pendidikan

Sebagai pondok pesantren modern, mata pelajaran yang ditawarkan pun meliputi mata pelajaran umum dan mata pelajaran pondok. Untuk menunjang proses belajar mengajar, para santri di waktu-waktu tertentu menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Pendidikan Formal :

  1. MTs Darul Hijrah (1986)
  2. SMP Darul Hijrah Putra ( 1997)
  3. MA Darul Hijrah (1990)
  4. SMA Darul Hijrah Putra (2013)
  5. STIT (Sekoloah Tinggi Ilmu Tarbiyah) (2003)

Kemudian untuk menunjang ekonomi pesantren maka didirikan beberapa usaha : tambak ikan, toko pelajar, wartel, koperasi al hijrah, walapa, UKK, DH bakery, DH press, DH water, DH tour & travel, LPK DH komputer. Dengan adanya usaha-usaha ini menjadikan pesantren ini lebih mandiri.

Kegiatan Santri

Para santri dibangunkan sekitar jam empat pagi untuk melakukan shalat tahajud kemudian para santri menuju ke masjid untuk shalat subuh berjamaah. Setelah shalat, berzikir dan membaca Alquran lalu mereka diberi mufrodaat. Setelah itu mereka Bersiap-siap berangkat ke sekolah, sesuai tingkatan masing-masing. Kemudian Shalat Dzuhur. Setelah sholat Ashar santri ada yang olahraga. Setelah itu mereka bersiap-siap untuk mengerjakan Shalat Maghrib berjamaah disusul membaca Alquran.

Setelah itu makan malam. Kemudian bersiap-siap shalat Isya’.. Semua santri wajib tidur jam setengah sebelas. Sebelumnya mereka belajar sejak selesai shalat Isya sampai sekita pukul sepuluh malam. Di pesantren ini ada waktu khusus untuk latihan pidato dengan bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

 

Imam Mahmudi

 

 

 

 

 

Comments

comments

tags: , , , , , , , , , , ,

Related For Pondok Pesantren Darul Hijrah, Pesantren Modern Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *