Penetapan ONH (Ongkos Naik Haji)

Friday, February 5th 2016. | Agama, Konsultasi

Rubrik Masail diasuh oleh KH. Qohwanul Adib Munawwar

Memuat segala pertanyaan seputar masail diniyah (permasalahan keagamaan)

yang bisa dikirim lewat surat, e-mail, atau pun SMS ke 081 234 01 5001

ongkos-naik-haji-ilustrasi-_120214161203-902 

Penetapan ONH (Ongkos Naik Haji)

 

Pertanyaan

Assalaamualaikum Wr.Wb. Bapak kyai Qohwanul Adib  yang kami hormati, telah kita ketahui, bahwa biaya ongkos naik haji yang ditentukan pemerintah lebih mahal dari pada biaya apabila kita naik haji sendiri. Apakah sah bila kita melakukan haji tanpa melalui pemerintah?

+628573199xxxx

 

Jawaban

Saudara yang kami mulyakan, pemerintah adalah wakil dari rakyat. Pada dasarnya semua tindakan yang dilakukan pemerintah adalah demi keamanan dan kenyamanan rakyatnya. Salah satu contohnya adalah peraturan dalam berhaji. Mulai dari pendaftaran, keberangkatan, sampai kepulangannya sudah di atur baik oleh mereka. Adanya klarifikasi ONH(Ongkos Naik Haji) lebih mahal tentunya akan dibayar oleh mereka dengan bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi pada jamaahynya.

Pengaturan pemberangkatan haji oleh pemerintah tidak ada hubungannya dengan keabsahan haji. Orang yang nekat menempuh haji tanpa lewat jalur pemerintah hajinya tetap dikatakan sah. Hanya saja di sisi lain, syari’at memerintahkan untuk taat pada pemerintah atau Ulil amri. Semua keputusan pemerintah selama itu masuk pada kategori Haqqul wilayah maka wajib untuk di taati. Orang yang tidak taat, berarti dia telah melanggar perintah syari’at dan berdosa.

Kaitannya dengan haji, yang dimaksud dengan Haqqul wilayah adalah kemudahan untuk menunaikan dan terlaksanakannya ibadah yang agung tersebut.

Maka dari itu, orang yang sudah mempunyai uang senilai tiga puluh lima juta misalnya. Yang dengannya, orang itu bisa berangkat haji tanpa jalur pemerintah akan tetapi tidak cukup melalui pemerintah, belum dikatakan istitho’ah karena dianggap belum mampu dalam perjalanannya.

Referensi: al-Mizanul kubro[2]:32. Bughyah al-Mustarsyidin[1]:309. Al-Ahkaamu a-Sulthoniyyah lil Mawardi:108. At-Tarmasi[4]:372-375. Fathul wahab[1]:135.

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

comments

tags: , , , , , ,

Related For Penetapan ONH (Ongkos Naik Haji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *