Mengenal Veronique Cools, Muallaf Yang Mengislamkan Ribuan Orang

Sunday, March 25th 2018. | Dunia Islam, Kabar

Belgia adalah salah satu negara di daratan Eropa yang memiliki penduduk muslim yang banyak. Ada banyak pemain sepakbola profesional dari Belgia yang beragama Islam. Marouane Fellaini (Manchester United), Sadio Mane (Liverpool), Moussa Sidi Yaya Dembélé (Tottenham Hostpur). Apabila dalam sebuah klub sepak bola terdapat sejumlah pemain muslim bisa dipastikan di dalam negara tersebut juga memiliki banyak penduduk muslim.

Jumlah Muslim di Belgia saat ini diperkirakan mencapai 450 ribu jiwa. Angka tersebut mencapai 4,5 persen dari total penduduk negara yang berjumlah 10 juta penduduk jiwa itu. Kebanyakan Muslim yang tinggal di Belgia berasal dari Maroko. Sementara, sekira 120 ribu di antara mereka adalah keturunan Turki.

Di ibu kota Belgia, Brussels, jumlah Muslim diprediksi mencapai 20 persen dari total populasi di kota itu. Saat ini, tercatat ada 77 masjid dan mushala di Brussels. Sementara, untuk di seluruh wilayah Belgia, terdapat lebih dari 300 masjid dan mushala.

Setelah penulis menelusuri muslim di Belgia, ada fakta menarik yang bisa dijadikan pelajaran bagi muslim seluruh dunia. Dalam hal ini adalah tentang seorang perempuan mualaf muda di Belgia, Veronique Cools. Dia menjadikan rumahnya sebagai pusat studi agama Islam. Lewat cara tersebut, wanita itu telah berhasil membantu seribu orang di negaranya meraih hidayah Islam.

Islam kembali bersinar di tanah Eropa, seiring makin diterimanya Islam secara sosial serta bertambahnya jumlah muallaf dari warga Eropa. Kabar gembira tentang Islam kali ini datang dari negara Belgia.

Cools sendiri mulai menjadi Muslimah di usia yang sangat muda. Ketertarikannya terhadap Islam berawal dari keinginannya untuk meneliti berbagai agama yang ada. Dalam perjalanan spiritualnya itu, Cools berkenalan dengan banyak Muslim. Sampai akhirnya, ia jatuh cinta kepada Islam.

Setelah memutuskan menjadi mualaf, Cools kemudian menjadikan rumahnya sendiri sebagai pusat pembelajaran Islam bagi orang-orang yang ingin mendalami agama samawi itu. Langkah tersebut ternyata mampu membantu banyak warga Belgia mengubah prasangka mereka terhadap Islam.

“Prasangka buruk (orang-orang Barat terhadap Islam) itu berasal dari ketidaktahuan mereka akan ajaran Islam yang benar,” kata Cools, seperti dikutip laman About Islam.

Setelah delapan tahun berjalan, pusat studi Islam yang dikelola secara swadaya oleh Cools kini memiliki lebih dari seribu anggota. Kebanyakan dari mereka adalah perempuan Belgia. “Sebagai Muslimah, saya merasa dituntut untuk menjelaskan wajah Islam yang sesungguhnya kepada masyarakat. Alhamdulillah, banyak yang akhirnya tersadarkan bahwa prasangka buruk mereka terhadap Islam selama ini ternyata keliru,” ujarnya.

Selama ini prasangka buruk terhadap Islam disebabkan karena tidak diperkenalkannya Islam yang sebenarnya pada banyak orang. Cools sendiri masuk Islam pada usia yang sangat muda. Kala itu, ia terpengaruh oleh teman-teman Muslimnya dan setelah melakukan penelitian terhadap Islam. Ia juga menjadikan rumahnya sebagai pusat kajian Islam bagi Muslim Belgia yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang Islam.

Setelah mengenal Islam, ia sendiri telah mengatasi berbagai prasangka buruk tentang Islam. Cools bahkan kemudian berhasil membantu keluarganya mengatasi prasangka itu. Alhamdulillah, semua keluarga dekatnya juga mengikuti jejaknya masuk Islam.

“Prasangka buruk itu berasal dari tidak diperkenalkan ke Islam yang sebenarnya baik. Sebagai Muslim kita harus menjelaskan jati diri kita kepada masyarakat sebaik mungkin,” kata Veronique Cools seperi dikutip worldbulletin.net, saat a sedang mempersiapkan paket buka puasa bagi pengunjung Muslim yang ingin berbuka puasa.

Kini, Pusat kajian Islam yang pernah dibangunnya itu memiliki lebih dari 1000 anggota, sebagian besar dari mereka adalah wanita Belgia. Menurutnya, tempat ini terbuka untuk seluruh 50.000 Muslim Belgia.

 

Comments

comments

tags: , , , , ,

Related For Mengenal Veronique Cools, Muallaf Yang Mengislamkan Ribuan Orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *