MEMBENTUK GENERASI YANG SHALIH LEWAT MAKANAN

Tuesday, March 27th 2018. | Taushiah

Zaman sekarang banyak orang Islam yang berkelakuan seperti non muslim. Mereka tidak takut kepada Allah, dan terbiasa melanggar aturan syariat yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.  Mereka lebih bangga jika menggunakan atribut non Islam dari pada harus menampakkan dirinya sebagai seorang muslim sejati secara dhahir dan bathin.

Pada hakikatnya, umat Islam yang menjadi jauh dari ajaran agamanya itu, bermula dari ketidakhati-hatian mereka terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Hingga Allah pun enggan menjawab dan mengabulkan doa-doa maupun harapan mereka untuk menjadi  seorang yang shalih/shalihah, sebagaimana umumnya yang diinginkan oleh kebanyakan keluarga muslim.

Disebutkan dalam Hadis, “Sesungguhnya Allah Maha Baik dan tidak akan menerima, kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah menyuruh orang-orang mukmin sebagaimana Dia menyuruh para Rasul. Maka Allah Swt berfirman yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 172).

Kemudian Nabi Saw menyebut seorang laki-laki yang lama bepergian, rambutnya kusut berdebu. Ia mengulurkan kedua tangannya ke arah langit seraya berkata, “ Ya Rabb, Ya Rabb. Sedangkan makanan dan minuman orang itu haram serta pakaiannya haram. Ia juga diberi makanan dari penghasilan yang haram. Maka bagaimana doanya bisa dikabulkan?”

Jika seseorang selalu menjaga makanannya sejak kecil, ia tidak diberi dan tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman yang haram maupun yang syubhat, atau tidak mengkonsumsi dari hasil pekerjaan yang haram maupun syubhat, tentu semua doa dan keinginan baiknya sebagai generasi yang shalih akan mudah dikabulkan oleh Allah.

Namun, jika seseoarang itu telah terbiasa sejak kecil diberi makan atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram maupun syubhat, atau dari hasil pekerjaan yang haram maupun syubhat, maka semakin tumbuh dewasa, ia pun akan semakin jauh dari tuntunan ajaran Islam yang baik dan benar.

Dari Abbas RA ia berkata, “Ayat ini dibaca di dekat Rasulullah SAW, yaitu ayat yang berbunyi, ’Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari pada yang terdapat di bumi.’ (QS. Al-Baqarah: 168). Kemudian Sa’ad bin Abi Waqqash berdiri. Lalu berkata , ‘Ya Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar menjadikan doaku selalu terkabul.’ Maka Nabi SAW berkata, ‘Hai Sa’ad, makanlah makanan yang halal, niscaya doamu akan selalu terkabul.’ Demi Allah yang nyawa Muhammad berada di tangan-Nya. Sesungguhnya ada orang yang memakan makanan yang haram hingga tidak diterima salatnya selama 40 hari. Hamba mana yang dagingnya tumbuh dari hasil haram dan riba, maka api neraka akan menimpanya.”

Comments

comments

tags: , , , , , ,

Related For MEMBENTUK GENERASI YANG SHALIH LEWAT MAKANAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *