Masjid Putra: Harmonisasi Arsitektur Modern dan Kuno

Wednesday, August 29th 2018. | Eksploreligi

 

Putrajaya adalah kawasan pusat pemerintahan di Malaysia. Wilayah ini menjadi sebuah konsep kota modern dengan berbagai fasilitas mewah.

Yang menarik dari kawasan ini adalah ikon bangunan masjid putrajaya yang megah. Bangunan masjid dengan gaya arsitektur timur tangah (Middle East) dan modern yang dibangun di atas konstruksi permukaan danau Putrajaya. Lokasinya yang memang menjorok ke arah danau, menjadikan Masjid Putra layaknya sebuah masjid yang benar-benar terapung di permukaan danau, kesan indah yang memancarkan kebaruan dan kekayaan Islam.

Masjid kebanggaan penduduk malaysia ini diberi nama Masjid Putra yang diambil dari nama Perdana Menteri (PM) Malaysia Pertama, Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj. Didirikan sejak tahun 1997 dan selesai dua tahun setelahnya pada masa kepemimpinan Mahatir Muhammad.

 

Berbagai Elemen

Karakteristik istimewa Masjid Putra terletak pada gabungan seni arsitektur modern dan arsitektur kuno Persia zaman Kerajaan Safawi dan beberapa elemen yang berasal dari budaya Muslim lainnya. Pemilihan warna merah muda yang mendominasi masjid putra ini, baik di bagian interior maupun eksterior masjid semakin enak dipandang dengan perpaduan warna biru danau buatan dan hijau taman di luarnya. Dari masjid ini, dapat dilihat dengan jelas keindahan danau yang luas dan kawasan seantero Putrajaya yang asri.

 

Tetap Elegan

Ruang shalatnya sederhana namun elegan, dengan suguhan gaya arsitektur kuno timur tengah dan disangga oleh 12 pilar. Bagian langit-langit tersebut juga tampak elegan dengan pola bertingkat menyangga keindahan kubah dengan corak khas islam. Masjid berkubah merah jingga ini dibangun dengan bahan granit berwarna merah, dan dapat menampung 15.000 jamaah sekaligus.

 

Gerbang Megah

Sebelum memasuki bangunan masjid, seseorang akan dihadapkan pada sebuah bangunan gerbang masjid yang sangat tinggi dan megah. Gerbang ini dilengkapi dengan hiasan berbentuk geometris yang merupakan ciri arsitektur Islam serta seni kaligrafi yang indah. Gerbang dibentuk mirip dengan gerbang pada Masjid Raja Hassan II di Casablanca, Maroko.

Menara masjidnya yang memukau dipengaruhi oleh desain Masjid Sheikh Omar di Baghdad. Dengan tinggi 116m, inilah salah satu menara masjid tertinggi di kawasan ini, dan memiliki lima tingkatan, mencerminkan lima pilar agama Islam.

Gerbang tersebut dibuat dengan material dari granit berwarna merah dipadu dengan kayu cengal bercorak cokelat, untuk meningkatkan fitur dekoratif pada bagian pintu, jendela, dan panel. Gerbang ini juga dilengkapi ruang informasi dan tangga menuju tempat wudhu di lantai dasar.

 

Lapangan Luas

Di depan gerbang Masjid Putra, para pengunjung akan melihat sebuah pemandangan lapangan besar dengan pola melingkar yang semakin membesar. Dilengkapi dengan corak dan hiasan yang berbeda disetiap bagian lingkarannya. Dan tiang-tiang bendera negara bagian Malaysia berjejer di tengahnya..

Putrajaya familiar bagi masyarakat Malaysia sebagai kawasan pemerintahan negara. Namun bagi wisatawan, kawasan ini dikenal sebagai tempat untuk memanjakan mata dengan segenap pemandangannya.

Comments

comments

tags: , , , , ,

Related For Masjid Putra: Harmonisasi Arsitektur Modern dan Kuno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *