Hukum Wanita Berjama’ah di Masjid

Friday, February 5th 2016. | Agama

Rubrik Masail diasuh oleh KH. Qohwanul adib Munawwar

Memuat segala pertanyaan seputar masail diniyah (permasalahan keagamaan)

yang bisa dikirim lewat surat, e-mail, ataupun SMS ke 081 234 01 5001

jamaah1

Wanita Berjama’ah di Masjid

 

Pertanyaan

Assalamualaikum Wr. Wb.  K.H. Qohwanul Adib yang kami mulyakan, kami mau bertanya: apakah seorang wanita tidak wajib shalat berjama’ah di masjid atau mushalla? Apa sebabnya? Mohon jawaban saking panjenengan. Matur suwun sanget sakderenge.

Fatim (Bojonegoro)

Jawaban

Wa’alaikum salam Wr.Wb. Saudari Fatim yang berbahagia. Disebutkan dalam beberapa hadits bahwa ada beberapa wanita yang shalat berjamaah dengan Rasulullah. Siti Aisyah pernah berkata, ”Para sahabat wanita hadir berjamaah bersama Rasulullah Saw. Mereka berselimut dengan kain. Kemudian mereka kembali tanpa ada yang mengenali mereka karena masih gelap.”

Dengan itu, ulama fiqih bersepakat bahwa shalat berjamaah hukumnya sunah bagi wanita. Namun, kepergian wanita untuk berjamaah hukumnya berbeda dengan seorang laki-laki, di mana laki-laki lebih utama di masjid dan perempuan lebih utama di rumah. Ini dikarenakan untuk menutupi atau menjaga mereka. Rasulullah bersabda, ”Janganlah kalian mencegah para wanita pergi kemasjid. Akan tetapi, di rumah lebih utama bagi mereka.”

Kepergian wanita ke masjid untuk berjamaah hukumnya diperbolehkan dengan catatan tidak menimbulkan syahwat, tidak memakai wangi-wangian, dan mendapat izin dari wali atau suami. Dan makruh bila wanita tersebut termasuk orang yang rentan menimbulkan fitnah (syahwat laki-laki lain) atau sengaja memakai perhiasan dan wangi-wangian yang dapat menarik perhatian laki-laki lain.

Referensi: Hasyiyah Al-Bajuri[1]:250. I’anah At-Tholibin[2]:5. Al-Majmu’[4]:198.

Comments

comments

tags: , , , , , , , , , , ,

Related For Hukum Wanita Berjama’ah di Masjid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *