Eropa Siap Tampung Pengungsi Suriah

Saturday, January 16th 2016. | Dunia Islam

Gelombang-Pengungsi-Suriah-Ke-Uni-Eropa-dan-Keutamaan-Negeri-Syam-Suriah-Dalam-Hadits-Rasululloh-SAW

Eropa Siap Tampung Pengungsi Suriah

Bertahun-tahun konflik di Suriah tak kunjung reda. Jutaan warga menantikan sebuah harapan dengan meninggalkan tanah kelahirannya. United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) PBB menyatakan bahwa sekitar 200 ribu pengungsi Suriah dan Afrika telah membanjiri negara-negara Eropa sejak 1 tahun terakhir. Bahkan, kabar terakhir menyebutkan terdapat sekitar 1,5 juta pengungsi telah menempuh perjalanan beresiko tinggi menuju Eropa.

Akhir-akhir ini, sejumlah negara di Eropa mengaku siap menangani para pengungsi Suriah. Setidaknya Swedia bersedia menampung 15 ribu pengungsi, Inggris dan Venezuela masing-masing siap tangani 20 ribu pengungsi. Bahkan, Jerman yang genap menerima 100 ribu pengungsi siap menampung 700 ribu lagi.

“Sekarang orang sadar bahwa kami harus melakukan lebih dari sekadar menerima pengungsi,” ujar seorang aktivis di Belanda. Bayern Munich, klub sepakbola Bundesliga, berencana menggelar pertandingan amal untuk penggalangan dana bagi pengungsi. Manajemen klub elite itu juga mengeluarkan 1 juta euro.

Atas banyaknya pengungsi yang masuk ke Eropa, PBB serukan Uni Eropa membentuk sistem terpadu guna menyelesaikan arus pengungsi Suriah. “Tidak mungkin bagi Jerman untuk menyelesaikan sendiri masalah yang seharusnya diatasi bersama oleh negara-negara Eropa,” ujar Melissa Fleming, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk urusan pengungsi.

Tak hanya di Eropa, 13 ribu warga Amerika menyelanggarakan kampanye guna mendesak Presiden Obama, agar bersedia membukakan pintu untuk para pengungsi  Suriah. Dalam kampanyenya, mereka meminta Obama lebih peduli dan menunjukkan kesediaan pemerintahannya untuk menerima pengungsi Suriah.

Sayangnya, fakta di atas justru dimanfaatkan oleh pasukan Negara Islam (IS) untuk menyelundupkan pasukannya ke Eropa. “Sekarang ada lebih dari 4.000 jihadis  rahasia yang ‘siap’ menyebar di Uni Eropa,” tutur wartawan yang tidak ingin mengungkapkan identitasnya.

[Muhammad Qomaruddin]

 

The Wahid Institute Sebarkan Kedamaian bersama Google

The Wahid Institute bekerjasama dengan Google Indonesia menyelenggarakan workshop ‘Pitch for Peace’ di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9). Kegiatan dengan tujuan menyebarkan informasi perdamaian ini dihadiri Yenny Wahid selaku Direktur The Wahid Institute, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, penulis buku Biografi Gus Dur Greg Barton, aktivis gender Hussein Muhammad, dan aktivis media sosial serta blogger.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dalam mendapat ataupun menyebarkan informasi melalui berbagai media di dunia maya.

“Bisa dikatakan, para pengguna media sosial yang didominasi oleh anak-anak muda sudah berada pada tingkat Digital Native (pengguna yang sudah mahir, red),” ujar Shinto Nugroho, Manajer Kebijakan Publik Google Indonesia. Oleh karena itu, Yenny Wahid barharap generasi muda sekarang dapat menyebarkan informasi yang damai dan mendidik, karena berbagai ancaman sangatlah mudah menyebar di dunia maya.

Menag RI Lukman Hakim juga sependapat dan menegaskan bahwa selain kebijakan yang sudah dilakukan, Google mestinya memberikan kebijakan yang serius terkait konten-konten negatif dengan tidak menampilkan konten tersebut di urutan paling atas.

Menag menjelaskan, bahwa konten-konten negatif yang ia maksud diantaranya konten yang menjurus pada radikalisme dan ekstrimisme yang mengatasnamakan agama, baik dalam bentuk informasi, berita, gambar, maupun video di You Tube.

Karena menurutnya, esensi agama harus menebarkan kebajikan dan memanusiakan manusia. “Sebab itu, deradikalisasi bukan upaya melemahkan agama seperti anggapan mereka, melainkan mencegah mental intoleran dan ekstrimisme,” paparnya.

[Muhammad Qomaruddin]

Comments

comments

tags: , , , , , , , ,

Related For Eropa Siap Tampung Pengungsi Suriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *