Dalil Qunut yang Benar

Friday, October 9th 2015. | Agama

Rubrik Masail diasuh oleh KH. Qohwanul adib Munawwar

Memuat segala pertanyaan seputar masail diniyah (permasalahan keagamaan)

yang bisa dikirim lewat surat, e-mail, ataupun SMS ke 081 234 01 5001

qunut

Dalil Qunut yang Benar

Assalaamu’alaikum Wr.Wb. Yai, ada hadits menyatakan, Nabi pernah membaca qunut terus turun ayat laisa laka minal amri syaiun aw yatuba alaihim aw yuaddibahum fainnahu dholimun, lalu nabi tidak berqunut, dan banyak hadits yang lain yang seperti Qunut yang di lakukan Nabi disholat Subuh. Pertayaannya : mengapa Imam Syafi’i mensunahkan Qunut di subuh saja dan apa alasannya kita di sunahkan untuk baca do’a Qunut? Matur nuwun +6285748856819

Jawaban

Wa’alaikum Salam Wr.Wb. Pembahasan tentang perbedaan di sunahkannya qunut memang sejak dulu terlihat sangat mencolok. Pasalnya Imam Syafi’i yang mensunahkan qunut adalah murid dari Imam Malik, yang tidak mensunahkannya. Namun perbedaan tersebut kiranya tak perlu di panjang-panjangkan. Bahkan sangat tidak sepatutnya jika sampai terjadi menyalahkan antara pihak pengikut Madzhab yang satu dengan yang lain. Karena  baik Imam Syafi’i maupun Imam Malik masing-masing memiliki hujjah yang kuat.

Bahkan di ceritakan Imam Syafi’i yang mensunahkan qunut pernah sholat Subuh bersama Imam Malik, dan pada saat itu, Imam Syafi’i tidak membaca qunut. Hal itu sebagai bentuk penghormatan atas guru beliau yang sangat di mulyakan beliau.

Memang benar apa yang anda sampaikan, bahwa setelah turun ayat di atas Nabi tidak lagi melakukan Qunut. Di ceritakan dalam Tafsir Ibnu Katsir At-Thobari. “dari Abu Hurairah, ia berkata: Ketika selesai dari membaca Fatihah dan Takbir, Rosulullah mengangkat kepalanya dan berkata : Hai Tuhan kami, buatMu segala pujian, kemudian beliau berdo’a sambil berdiri : Ya Allah bebaskanlah Walid bin Walid, Salamah bin Hisyam, Iyasy bin Abi Rabi’ah dan sekalian orang mukmin yang lemah. Ya Allah berikanlah hukuman yang keras pada Mudhar, jadilah tahunnya seperti tahun-tahun Nabi Yusuf. Ya Allah kutukilah Lihyan dan Ri’lan, Dzakwan dan U’shayyah yang telah mendurhakai Tuhan dan rasul-Nya”.

Kemudian akhirnya turun ayat, “Tak ada sedikitpun campur tanganmu (hai Muhammad) dalam urusan mereka itu, atau Allah menerima taubat mereka atau menghukum mereka, karena sesungguhnya mereka orang-orang yang dzalim”(Ali Imran : 128). Dan benar, Nabi tidak melakukan qunut lagi. Namun yang di maksudkan adalah Qunut Nazilah yang tujuannya mendo’akan orang-orang kafir celaka.

Dalil mengenai qunut subuh sangat banyak dalam Kutubus Salaf. Diantaranya, disebutkan dalam kitab Fiqh Sunah juz 11 halaman 38,  ada sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Sirin, sahabat Anas bin Malik pernah di tanya apakah Nabi membaca qunut dalam sholat subuh, beliau menjawab, iya, ditanyakan lagi pada beliau, sebelum ruku’ atau sesudah ruku’? Beliau menjawab sesudah ruku’. Dan masih banyak lagi hadits yang menerangkan kesunahan qunut pada saat sholat subuh.

Refrensi: Fiqh Sunah[11]:38-39. Hamizsy Qalyubi Mahalli[1]:57. Nail Al-Authar, [2]:387

Comments

comments

tags: , , ,

Related For Dalil Qunut yang Benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *