CARA PEMAKAIN MUKENA

Wednesday, May 10th 2017. | Konsultasi

Assalamu’alaikum.

  1. Adib yang saya taati. Sekarang ini kan banyak model-model mukena yang beredar di pasaran. Ada yang bermodel sepotong (terusan) maupun yang dua potong, dan itu pada umumnya masih ada yang nampak (belum tertutup) ketika salat, yaitu pada bagian bawah dagu, pergelangan tangan (saat diangkat), betis bagi wanita yang memakai rok atau kaos kaki (ketika sujud). Yang saya tanyakan, sudah cukupkah menutup aurat –saat salat- bagi muslimah sebagaimana digambarkan sebagiaman yang saya maksud? Atas uraian jawabannya, saya haturkan banyak terima kasih. Wassalamu’alaikum.

Fatimah, Bojonegoro. 085731145XXX

 

Wa’alaikumsalam. Ukhti Fatimah yang berbahagia, memang serbuan mode di zaman sekarang begitu cepat. Sebagai seorang muslim kita harus pandai-pandai untuk memilih dan memilah. Mana yang sesuai dan mana yang tidak sesuai dengan tuntunan agama.

Dalam kasus yang saudara tanyakan, bahwa menurut pendapat yang kuat dalam madzhab Syafi’i, salat muslimah dengan menutup aurat sebagaimana dimaksud, hukumnya tidak sah. Akan tetapi dalam masalah terihatnya pergelangan tangan dari arah bawah saat tangan lurus kebawah terdapat khilaf: Menurut kitab Al-I’ab dan pendapat Imam Ramli hukum salatnya diangap sah. Demikian juga dalam masalah terlihatnya betis, menurut sebagian ulama juga dianggap sah selama tidak terlihat dari arah samping.

Selain itu menurut pendapat madzhab Hanafi, terlihatnya bagian anggota tubuh yang wajib ditutup, apabila tidak melebihi seperempat, maka tidak membatalkan salat. Bahkan menurut salah satu pendapat dalam madzhab Maliki, hukum menutup aurot dalam salat adalah sunah bukan tergolong syarat sahnya salat.

Oleh karenanya, bagi wanita muslimah yang menggunakan mukena dengan resiko terlihatnya aurat sebagaimana dimaksud dalam pertanyaan, diharapkan merubah cara pemakiannya sehingga dapat menutup semua auratnya atau dalam kondisi terpaksa dapat mengikuti beberapa pendapat sebagaimana penjelasan di atas.

Referensi: (Syarah Sullam at-Taufiq: 27, Hasyiyah al-Jamal [1]: 409/411, Qurrah al-‘Ain bi Fatawa asy-Syaikh Ismail Zain: 59, Bughyah al-Mustarsyidin: 51, I’anah at-Thalibin [1]: 113, Hasyiyah al-Bujairami ala al-Khatib [1]: 452, Nashb ar-Rayah [1]: 416, Minah al-Jalil [1]:219-221, Inarah ad-Duja: 92)

Comments

comments

tags: , , , , , , , ,

Related For CARA PEMAKAIN MUKENA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *