Belajar dari Ranting Kecil Menurut Rasullullah

Thursday, September 3rd 2015. | Aswaja

unduhan

Suatu hal yang kecil tidak selayaknya diremehkan begitu saja. Banyak perkara besar yang berawal dari hal kecil. Banyak pula orang yang meremehkan suatu hal yang dianggap kecil, lalu kecewa karena ia menyadari betapa luar biasanya apa yang ia remehkan.

Dengan ketekunan, kerja keras, ulet, dan sabar, pekerjaan yang dinilai kecil pun jika dijalankan secara istiqomah akan membuahkan hasil yang memuaskan. Tidak hanya perkara hebat saja, kesalahan kecil yang hanya disepelekan sehingga terjadi berulang-ulang pun akan menimbulkan malapetaka yang besar.

Ada peribahasa, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, yang artinya sesuatu yang sedikit dan kecil, apabila dikumpulkan terus-menerus, lama-lama akan menjadi banyak dan besar pula.

Peribahasa ini telah lama disuritauladankan oleh baginda besar Nabi Muhammad Saw. Kepada para sahabatnya.  Saat itu beliau melakukan perjalanan bersama para sahabat. Mereka tiba di sebuah padang pasar nan gersang. Kebetulan, matahari juga tengah bersinar dengan teriknya. Rombongan tersebut kemudian memutuskan untuk beristirahat.

“Ayo, kumpulkan ranting-ranting kecil untuk memasak,” kata Rasulullah Saw.

Salah seorang Sahabat ada yang bingung dan berkata. “Ya, Rasulullah. Di tempat yang gersang seperti ini, tidak ada ranting sepotong pun,” sautnya.

“Carilah! Kalian akan mendapatkannya. Bawalah, walau kalian hanya menemukannya sebesar lidi,” jawab Nabi Saw.

Mereka kemudian mencari ranting-ranting tersebut. Rupanya, memang benar ada pula ranting-ranting kecil yang bisa diambil. Setelah beberapa kali dicari dan dikumpulkan, maka jadilah, sebuah gundukan yang tinggi.

“Lihat gundukan itu!” kata Nabi Saw.

“Awalnya hanya sebesar lidi. Namun, setelah dikumpulkan dan ditumpuk, bisa menjadi gundukan yang setinggi itu. Demikian halnya, dengan dosa-dosa kecil yang dilakukan manusia. Karena itu, jangan menyepelekan dosa kecil,” sabdanya.

sumber: NU online

Comments

comments

tags:

Related For Belajar dari Ranting Kecil Menurut Rasullullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *