Agar Anak Memiliki Rasa Tanggung Jawab

Thursday, October 8th 2015. | Keluarga

mendidik-anak-sesuai-tuntutan-ajaran-islam 

“Mereka mengira apa yang dilakukan telah memuliakan anak, padahal sebenarnya mereka telah berbuat aniaya terhadap anak tersebut.  Mereka mengira telah memberikan kasih sayang kepadanya, padahal sebenarnya mereka telah menzaliminya. Dengan demikian, mereka tidak mampu memanfaatkan anaknya, begitu pula si anak, kehilangan nasib dan keberuntungannya di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, adanya kerusakan moral pada anak-anak penyebab utamanya kelalaian dan kesalahan orangtua dalam mendidik anaknya.”

Ibnu Qoyyim

 

Membaca kutipan di atas betapa penting mendidik anak, karena mereka merupakan investasi akhirat. Dan merupakan suatu yang penting bagi kehidupan mereka  adalah memiliki rasa tanggung jawab. Maka bagi orang tua, menjadi mutlak mengajari mereka tentang sikap ini.

Seseorang  yang telah mengikat dirinya dalam ikrar suci perkawinan hendaknya memahami tentang tugas dan kewajibannya. Jika menjadi suami maka wajib menyediakan nafaqah (biaya hidup) bagi keluarganya. Jika seorang istri maka wajib mengurus dengan baik mengurus rumah tangga. Dan keduanya bekerjasama mendidik anak sehingga menjadi generasi yang bemutu.

Termasuk yang penting dalam mendidik anak adalah  mengenalkan mereka kepada Allah, Tuhan yang menciptakan mereka, orang tua, alam dan semesta. Dari perkenalan tersebut kemudian muncullah rasa cinta kepada Pemilik segalanya. Lalu anak akan melandasi semua perilakunya atas nilai-nilai yang telah digariskan oleh Allah. Tentu usaha ini bukan semudah membalik tangan. Tetapi butuh proses yang panjang dan mungkin melelahkan.

Imam Ibnu Jauzi mengatakan bahwa kewajiban orang dalam melaksanakan tugas adalah bersungguh-sungguh atas apa yang menjadi amanatnya. Tidak pantas untuk bermalas untuk mendapatkan tujuan dan harus berusaha secara maksimal. Mengerahkan semua kemampuan yang dimilikinya. Adapun masalah hasil akhir adalah Allah yang menentukan.

Dengan usaha ini maka akan membawa orang tua berjalan mulus menuju surganya Allah. Karena mereka   telah melakukan amanat yang diberikan dengan  baik dan segenap daya upaya. Serta dapat pula sebagai jalan menghindar dari jalan munafiq  yang memiliki tanda kuat   berkhianat atas amanat.

Dalam Firman-Nya, Allah mengingatkan supaya kita selalu amanah,

     “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad)  dan jangan (pula) kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” (Q.s al-Anfal [8]: 27).

Ayat di atas dikuatkan oleh Rasulullah Saw melalui sabdanya:

      “Barang siapa diberi amanah oleh Allah untuk memimpin lalu ia mati (sedang pada) hari kematiannya dalam keadaan mengkhianati amanahnya itu, niscaya Allah mengharamkan surga baginya” (H.r. Bukhari).

Selain bertanggung jawab kepada anak, orang tua hendaknya juga mengajari anak untuk bertanggung jawab atas diri dan perilakunya. Karena sifat ini penting sebagai bekal mereka kelak dalam mengarungi samudra kehidupan. Selain itu, akan menjadikan mereka sebagai generasi yang berkatakter.

Mendidik anak untuk bertanggung jawab bukan hanya memerintah berdasarkan anjuran agama, tetapi juga membutuhkan teladan dari orang tua. Anak yang dituntut berdasarkan dogma tanpa adanya teladan akan mungkin mengadakan pemberontakan secara psikis. Dan ketika muncul keberanian bisa juga mengarah kepada pemberontakan fisik. Di sinilah pentingnya memberikan teladan kepada anak semenjak kecil.

Selain itu, mendidik anak bertanggung jawab  juga membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Karena sudah menjadi watak manusia secara umum, apalagi anak kecil untuk berubah keinginan dan cara pandang. Tentu seorang anak membutuhkan penguatan orang tua jika kemudian dia telah bergeser dari sikap-sikap tanggung jawab.

Demikian semoga bermanfaat.

Kutipan: “Mendidik anak untuk bertanggung jawab bukan hanya memerintah berdasarkan anjuran agama, tetapi juga membutuhkan teladan dari orang tua”.

Rofiul Ibad

Comments

comments

tags: , , , , ,

Related For Agar Anak Memiliki Rasa Tanggung Jawab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *