Perumus Definisi Ahlu Sunnah

Friday, April 15th 2016. | Jejak Utama

-mbah-muchit-03R

Perumus Definisi Ahlu Sunnah

  1. Abdul Muchit Muzadi atau biasa dipanggil dengan Mbah Muchit adalah kiai kharismatik yang mempunyai pengetahuan luas dan kedalaman ilmu, baik agama atau pun umum. Beliau juga merupakan seorang penulis berbobot. Sebagian orang bahkan menilai bahwa Mbah Muchit lebih menarik ketika menulis daripada berbicara. Kepiawaiannya membuatnya terkenal sebagai orang yang dekat dengan anak-anak muda.

 

Pemikiran Cemerlang

Ketua PPP cabang Jember yang pernah dituding menyebrang ke Golkar ini juga dipandang sebagai orang yang berjasa dalam merumuskan definisi Ahlu Sunnah dan konsepsi-konsepsi yang terkandung di dalamnya bersama KH. Ahmad Shiddiq. Pemikiran beliau sangat bagus, teliti, dan kerapkali diselingi humor-humor segar. Memang, sejak Mbah Muchit mondok, ia terkenal humoris yang terkesan tidak serius ketika diajak bicara atau menanggapi sebuah permasalahan.

Beliau adalah sosok yang tidak mau menonjolkan diri. Sangat senang bersilaturrahim baik di forum formal atau informal. Sekalipun menjabat sebagai Rais Syuriah PBNU, beliau tetap menghadiri undangan dari ranting.

Secara konseptural, beliau juga merupakan sosok yang ikut andil dalam merumuskan Khittah NU. Pemikiran beliau memang prestisius. Hal ini dibuktikan antara lain yaitu pemikiran tentang hubungan Pancasila dengan agama. Pemikiran ini dinilai cemerlang oleh Syafrudin Perwiranegara,  karena menerima Pancasila sebagai satu-satunya asas berlandaskan dalil dan argumentasi yang kuat. Bahkan, Dr. Alfian menganggapnya sebagai terobosan konseptural yang sangat luar biasa.

 

Penyayang

  1. Muhyiddin Abdus Somad, Rais Syuriah PCNU Jember mengatakan kepada Jawa Pos (7/09) bahwa Kiai Muchit adalah orang yang tua yang menyayangi, penuh perhatian, dan peduli kepada generasi muda. Perhatian beliau begitu tampak dalam penanaman keyakinanan tentang paham ahlu sunnah wal jama’ah secara istiqamah kepada kawula muda. Mulai dari akidah, fikih dan tasawwuf. Beliau merupakan teladan, baik dari figur pribadi maupun kiprahnya dalam berbagai bidang.

Begitu juga dengan Bupati Jember, M.Z.A. Djalal berpdendapat, masyarakat Jember merasa sangat kehilangan sosok pejuang. Mbah Muchir adalah tokoh lintas zaman dan generasi. Beliau bukan sekadar ulama’, tapi juga negarawan.

 

Distributor

Kiai Muchit yang dibesarkan di pesantren dan banyak berkiprah di dalamnya, juga sanggup tampil di depan masyarakat yang berbeda. Penampilan beliau sangat sederhana. Bahkan, saking sederhananya, beliau pernah menaiki bis umum sehabis menghadiri acara seminar nasional.

Meskipun tumbuh dalam kultur pesantren, namun beliau mampu berkiprah dalam pergulatan pemikiran nasional. Aktivitas beliau dalam mengisi seminar-seminar menandakan bahwa beliau adalah sosok distributor. Bagaikan pipa air, beliau mampu bergerak dan menyalurkan air bagi masyarakat, terutama kalangan pesantren. Beliau begitu konsisten dalam mendistribusikan pemikirannya secara merata kepada semua lapisan masyarakat.

[Muhammad Ichsan]

Comments

comments

tags: , , , , , , , , , ,

Related For Perumus Definisi Ahlu Sunnah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *