Sampaikan Amanah Kepada Ahlinya

Saturday, December 19th 2015. | Uncategorized

Amanah

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا [النساء/58

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. (QS. An Nisa’ 58)

 

Sababun Nuzul

Sebab turunnya ayat ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Sholeh dari Ibnu Abbas, juga diriwayatkan oleh Imam Mujahid, az Zuhri, Ibnu Juraij dan Muqothil tentang hak pemegang kunci Ka’bah yang dipegang oleh Utsman bin Tholhah al Hajbi dari Bani Abdid Dar. Ketika Rasulullah saw memasuki kota Makkah pada peristiwa Fathu Makkah, Usman mengunci Ka’bah dan naik ke atas loteng. Lalu Rasulullah Saw menanyakan kunci Ka’bah, kemudian salah seorang sahabat menjawab bahwa kunci Ka’bah dibawa oleh Usman.

Rasulullah Saw memintanya, namun Usman menolak. Akhirnya, Ali bin Abi Tholib memiting tangan Usman dan mengambil kunci darinya kemudian membuka Ka’bah dan Rasulullah Saw pun masuk dan shalat dua rakaat. Setelah Rasulullah Saw keluar, al-Abbas meminta kunci Ka’bah agar bisa memberi minum jamaah haji dan merawat Ka’bah. Tak lama kemudian turunlah ayat ini.

Rasulullah Saw memerintahkan Ali untuk menyerahkan kunci Ka’bah kepada Usman seraya meminta maaf sebab telah mengambil kunci secara paksa. Ali pun melaksanakan perintah Rasul. Ustman kemudian berkata: “Hai Ali, kau telah mamaksa dan menyakitikku, kemudian kami datang dengan kasih sayang.” Seraya menjawab: “Sungguh Allah Ta’ala telah menurunkan ayat tentang dirimu.” Ali membacakan ayat ini.

Setelah mendengar Ali membacakan ayat ini, Usman berseru : “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullah,” dan akhirnya ia masuk Islam. Kemudian Jibril As turun mendatangi Rasulullah Saw seraya berkata : “Selama Rumah ini masih ada, maka kunci dan perawatan Ka’bah berada di tangan anak cucu Usman bin Tholhah.” Rasulullah Saw sendiri bersabda : “Ambillah tanggung jawab perawatan Ka’bah wahai Bani Tholhah selamanya dan tidak ada yang mengambil alih tanggung jawab ini dari kalian kecuali orang dzalim.”

Dalam riwayat Ibnu Abi Tholhah dari Ibnu Abbas dan juga pendapat Zaid bin Aslam, Makhul dan pendapat yang dipilih Abu Sulaiman al Dimasyqi bahwa ayat ini diturunkan kepada para pemimpin agar memberikan amanat kepada orang-orang yang telah dipercaya Allah dalam urusan kesejahteraan rakyat. Pendapat lain mengatakan, ayat ini turun dan berlaku secara umum terhadap berbagai jenis amanat. (Asbabun Nuzulil Qur’an 1[55], Al Bahr al Muhith 4 [171], At Thobari 8 [491])

 

Kandungan Ayat

Dalam ayat ini, Allah Swt mengajarkan dua hal yang harus pegang oleh manusia dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Pertama, Allah Swt memerintahkan kepada manusia untuk menyerahkan amanat kepada orang yang berhak menerimanya. Bersumber dari al Hasan dari Samuroh Rasulullah Saw bersabda: “Sampaikan amanat kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu mengkhianati orang yang telah berkhianat kepadamu.” (HR. Ahmad dan Ashabub Sunan).

Hal ini mencakup semua jenis amanat yang wajib dilakukan oleh manusia berupa hak-hak Allah yang menjadi kewajiban hambaNya berupa shalat, zakat, puasa dan lain sebagainya. Juga hak-hak sesama manusia yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab seperti barang titipan, rahasia, jabatan dan lain sebagainya berupa segala sesuatu yang dipercayakan.

Termasuk di antara amanat yaitu dalam bermuamalah dengan sesama manusia, mendidik anak dan keluarga, menasihati pemimpin dan rakyatnya, serta menjaga diri dari perbuatan yang melanggar aturan. Abu Aliyah berkata: “Amanat adalah sesuatu yang diperintahkan dan sesuatu yang dilarang.”  Ubaiy bin Ka’ab berkata: “Di antara amanat adalah seorang  perempuan yang menjaga kemaluannya.” Robi’ bin Anas berkata: “Perempuan adalah amanat di antara kalian dan manusia lain.”

Barang siapa yang tidak menepati amanat saat berada di dunia, maka dia akan dituntut kelak di akhirat. Diriwayatkan dari Sufyan dan Abdullah bin Saib dai Zadzan dari Ibnu Mas’ud, beliau berkata: “Sesungguhnya mati syahid bisa menghapus seluruh dosa kecuali amanat. Pada hari kiamat akan didatangkan seseorang –meskipun dia mati syahid di dalam Allah- kemudia dikatakan kepadanya: ‘Sampaikan amanat yang dibebankan kepadamu!’ Orang itu berkata: ‘Bagaimana aku bisa menyampaikannya saat ini, dunia sudah hilang?’ Kemudian amanat itu diperlihatkan kepadanya dan berada di dasar Neraka Jahannam. Orang itu kemudian turun ke bawah dan memanggulnya di atas leher.

Ibnu Mas’ud berkata: “Amanat itu kemudian turun dari leher orang itu, orang itu pun turun ke tempat bekas amanat itu diambil selama-lamanya.” Zadzan berkata: “Aku kemudian mendatangi al Barro’ kemudian menceritakan perkataan Ibnu Mas’ud.” Al Barro’ berkata: “Sungguh benar perkataan saudaraku,” seraya membaca ayat ini.

Kedua, Allah Swt memerintahkan kepada para penguasa dan pihak-pihak yang berwenang untuk memutuskan suatu perkara atau perselisihan dengan seadil-adilnya sesuai dengan aturan syari’at lewat tuntunan . Keadilan yang harus ditempuh dalam memutuskan perkara bukan hanya di antara kaum muslimin saja, tetapi menyeluruh terhadap seluruh manusia tanpa melihat latar belakang mereka.

Islam adalah agama yang mampu menuntun manusia untuk berbuat adil dalam memberikan keputusan ketika terjadi perselisihan. Hal ini dikarenakan, dalam kehidupan bermasyarakat, hukum Islam sudah ditetapkan tidak hanya berkutat dalam kelompok Islam itu sendiri, tetapi merambah ke segala komponen kehidupan manusia dalam berbagai ras, suku dan agama. Itulah mengapa, Islam dikenal sebagai rahmatan li al-‘alamin. (At Thobari 8 [494], Ibnu Katsir 2 [338], Fi Dzilalil Qur’an 2 [161]) Wallahu A’lam.

 

(Ahmad Farikhin)

tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related For Sampaikan Amanah Kepada Ahlinya